Perangkat pembelajaran hasil MGMP Kabupaten Magetan tahun 2014 dapat diunduh :

kelas 7 di sini

kelas 8 di sini.

Bagi yang memerlukan, silakan mengunduh dan mohon memberikan masukan atau revisi terhadap perangkat tersebut. Terima kasih.

Perbedaan yang sering menjadi perdebatan di antara teman-teman guru berkaitan dengan Permendiknas Nomor 103 Tahun 2014 dengan Permendiknas 81-A Tahun 2013 adalah muatan dalam RPP. Dalam Permendiknas Nomor 81-A Tahun 2013 pada Lampiran IV Tentang Implementasi Kurikulum Pedoman Umum Pembelajaran halaman 38 – 39 disebutkan :

RPP paling sedikit memuat : (i) tujuan pembelajaran, (ii) materi pembelajaran, (iii) metode pembelajaran, (iv) sumber belajara, dan (v) penilaian.

Sedangkan dalam Permendiknas Nomor 103 Tahun 2014 disebutkan :

RPP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memuat :

  1. Identitas sekolah, madrasah, mata pelajaran atau tema, kelas/semester, dan alokasi waktu;
  2. Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan indikator pencapaian kompetensi;
  3. Materi pembelajaran;
  4. Kegiatan pembelajaran yang meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup;
  5. Penilaian, pembelajaran remidial, dan pengayaan; dan
  6. Media, alat, bahan, dan sumber belajar.

Kalau dicermati, dalam kedua Permendiknas tersebut terdapat perbedaan sebagai berikut :

Dalam Permendiknas Nomor 81-A Tahun 2013 tidak tertera indentitas sekolah, mata pelajaran, KI, KD, dan indikator.

Sedangkan pada Permendiknas Nomor 103 tahun 2014 tidak tertera tujuan pembelajaran dan metode pembelajaran.

Hal ini memunculkan pendapat bahwa ketika menyusun RPP sesuai Permendiknas Nomor 103 Tahun 2014 tidak perlu/boleh mencantumkan tujuan pembelajaran dan metode pembelajaran. Atau setidak-tidaknya, bila guru menyusun RPP dengan mencantumkan kedua hal tersebut berarti salah.

Lalu muncul pertanyaan : Salahkah jika kita menyusun RPP dengan mencantumkan tujuan pembelajaran dan metode? Bukankah tidak hanya guru, bahkan peserta didik pun harus tahu apa tujuan yang hendak dicapai selama berproses selama 2 atau 3 jam pelajaran? Kalau dianalogikan, ketika seseorang berjalan ke arah timur, bukankah dia harus tahu tujuan yang hendak dicapai? Bukankah dia tidak hanya tahu indikatornya, misalnya sampai di perempatan belok kanan, sampai pertigaan belok kiri dan seterusnya?

Dengan berandai-andai, muncul pertanyaan serupa, jika sebelum Permendiknas Nomor 81-A Tahun direvisi salahkah bila kita menyusun RPP dengan mencantumkan identitas sekolah? Atau salahkah RPP yang kita buat jika mencantumkan Kompetensi Dasar dan indikator pencapaian?

Barangkali yang sering terlupakan adalah frasa yang berbunyi “memuat sekurang-kurangnya”. Dengan tetap mengikutkan frasa itu, sebenarnya terjawab sudah semua pertanyaan yang muncul diatas. Artinya, boleh-boleh saja guru menyusun RPP dengan mencantumkan tujuan pembelajaran dan metode pembelajaran selama hal itu diperlukan. Seharusnya tidak perlu terjadi perdebatan bila kita mencermati kedua Permendiknas.

Demikian semoga bermanfaat.

Oleh: sastrosuwiryo | November 21, 2014

BLANKO PENILAIAN KINERJA GURU

Blanko ini saya buat berkaitan dengan tugas dari sekolah untuk menjadi penilai dalam Penilaian Kinerja Guru. File yang saya terima berupa file Ms. Word yang lumayan sulit di edit. Beberapa waktu kemudian, saya memperoleh file dari pengawas dalan bentuk Ms. Excell yang lumayan mudah. Tapi sayang file diproteksi, sehingga sulit untuk melakukan perubahan sesuai selera. Akhirnya, saya buat file sendiri.

File tersebut saya buat dalam Ms. Excell yang terdiri dari 4 sheet. Sheel pertama berupa data guru yang dinilai, yang merupakan dasar pengisian keseluruhan data. Sheet kedua berupa biodata yang akan diajukan (lampiran 1 B), sheet ketiga berupa penghitungan dan rekap nilai, sedangkan sheet keempat adalah penilaian.

Pada sheet data dan sheet nilai saya bagi menjadi 2 kelompok cell, yaitu cell yang bisa di edit dan yang tidak bisa di edit. Untuk cell-cell yang tidak perlu diedit, misalnya pada sheet nilai, cell indikator, kepala kolom, dan judul-judul kompetensi saya proteksi karena memang tidak perlu diedit. Sedangkan nilai dan komentar penilai bisa diedit.

Semua sheet saya proteksi, untuk menghindari terjadi kesalahan sehingga menghapus fungsi-sungsi yang telah saya buat. Untuk membuka proteksi gunakan kata sandi “sastro” tanpa tanda kutip.

Untuk membuat nilai tahunan, ikuti langkah-langkah berikut!

  1. Klik kanan pada file bernama sumatif, kemudian pilih copy.

Clip1

  1. Klik kanan di tempat tersebut kemudian klik paste, sehingga jadi file sumatif-copy.
  2. Klik kanan file sumatif-copy dan rename menjadi formatif, sehingga dalam folder tersebut terdapat 1 file sumatif dan 1 file formatif.

Clip_2

  1. Buka file formatif, kemudian buka sheet data.
  2. Pada kolom nilai formatif, ketikkan nilai yang tertulis pada kolom sumatif, kemudian simpan.

(Ini menjadi nilai formatif tahun yang bersangkutan, dengan asumsi nilai formatif tahun tersebut diambil dari nilai sumatif tahun sebelumnya).

  1. Kemudian buka file sumatif, lalu klik sheet data. Rubah data sesuai dengan keperluan.
  2. Kemudian pilih sheet nilai, ubahlah nilai sumatif untuk tahun bersangkutan. Pada sheet tersebut, ubah nilai-nilai berdasar kolom V, sedangkan bahan dan hasil mengamatan bisa langsung diketikkan.

Clip_3

  1. Bila sudah selesai, simpan dan lihat pada sheet biodata dan rekap. Periksa barangkali terdapat kesalahan. (He…he… karena file mungkin tidak sempurna.)
  2. Bila sudah selesai, simpan file sehingga kita sudah mempunyai 2 file, formatif dan sumatif.

File Penilaian Kinerja Guru tersebut dapat diunduh di sini.

File Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Wakil Kepala Sekolah Akademik di sini.

File Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Kepala Perpustakaan di sini.

File Penialain Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Kepala Laboratorium di sini.

File Penilaian Kinerja Guru dengan Tugas Tambahan Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan di sini.

Demikian, semoga bermanfaat.

Oleh: sastrosuwiryo | September 22, 2012

MENGEDIT CEPAT TEKS PADA MICROSOFT WORD

Sering kali kita merasa enggan mengedit teks pada Micorosoft Word karena mengulang-ulang dan harus mencari setiap kata yang harus kita edit. Apabila dituntut waktu yang terbatas, mengedit dengan mencari setiap kata yang harus diubah pada sebuah file tentu akan sangat memusingkan. Sebenarnya, kita bisa memanfaatkan fasilitas Fine and Replace untuk keperluan tersebut.

Langkah-langkah untuk mengedit dengan fasilitas tersebut adalah sebagai berikut :

  • Buka file yang akan diedit.
  • Tekan tombol Crtl + F pada keyboard sehingga tampil dialog seperti berikut:

  • Kemudian klik tab Replace, sehingga dialog berubah seperti berikut:

  • Sekarang tinggal kita copy kata atau frasa yang akan kita rubah, dengan cara klik pada file di belakang dialog Find and Replace,cari kata atau frasa yang akan dirubah, pilih, dan copy. Perhatikan gambar berikut:

  • Setelah itu kita paste hasil copy tadi pada kolom Find What, seperti gambar berikut:

  • Langkah selanjutnya, kita ganti dengan kata atau frasa yang kita kehendaki dengan menuliskannya pada kolom Replace with seperti berikut :

  • Kemudian klik Replace All. Ketika muncul dialog berikut, klik yes.

  • Kemudian klik OK dan pada dialog berikutnya klik yes.
  • Selesai .

Dengan cara ini, setiap kata atau gabungan kata pada file tersebut telah kita edit.

Oleh: sastrosuwiryo | September 21, 2012

PERANGKAT PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SMP

Format penyusunan RPP pada kurikulum sekolah yang berdasar KBK (Kurikulum berbasis Kompetensi) pada dasarnya tidak ada aturan yang baku. Yang harus ada berdasar Permendiknas No. 41 Tahun 2007 adalah sebagai berikut:

1

Identitas Mata Pelajaran (Satuan Pendidikan, Kelas, Semester, Program Keahlian, Mata Pelajaran atau Tema Pelajaran, Jumlah Pertemuan, Alokasi Waktu);

2

Standar Kompetensi;

3

Kompetensi Dasar;

4

Indikator Pencapaian Kompetensi;

5

Tujuan pembelajaran;

6

Materi ajar;

7

Metode pembelajaran;

8

Kegiatan pembelajaran :
Kegiatan Pendahuluan, Kegiatan Inti (Kegiatan Eksplorasi, Kegiatan Elaborasi, Kegiatan Konfirmasi), dan Kegiatan Penutup

9

Sumber belajar; dan

10

Penilaian hasil belajar.

Atas dasar kebebasan itulah maka kami mencoba menyusun RPP dengan format sbb:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
7.1

Nama Sekolah

:

SMP Negeri 2 Panekan
Mata Pelajaran

:

Bahasa Indonesia

Kelas/Semester

:

IX/1
Waktu

:

2 x 40 menit
A.   Standar Kompetensi :

7.

Memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca buku kumpulan cerita pendek (cerpen)
B.   Kompetensi Dasar :

7.1

Menemukan tema, latar, dan penokohan pada cerpen-cerpen pada satu kumpulan cerpen
C.   Indikator :

1.

Mampu menyimpulkan tema cerpen

2.

Mampu menemukan latar cerpen dengan bukti faktual.

3.

Mampu menemukan karakter tokoh cerpen dengan bukti yang meyakinkan

D.    Tujuan Pembelajaran
1.    Siswa mampu menyimpulkan tema cerpen
2.    Siswa mampu menemukan latar cerpen dengan bukti faktual.
3.    Siswa mampu menemukan karakter tokoh cerpen dengan bukti yang meyakinkan.

E.    Materi Pembelajaran

1.    Tema

Tema adalah gagasan pokok yang mendasari suatu cerita. Tema fiksi termasuk cerpen, umumnya diklasifikasikan menjadi tema jasmaniah, tema moral, tema sosial, dan tema ketuhanan.

2.    Latar

Suatu karya fiksi seperti cerpen harus terjadi pada suatu tempat dan suatu waktu. Hal itu sesuai dengan kehidupan ini yang berlangsung dalam ruang dan waktu. Unsur fiksi yang menunjukkan kepada pembaca di mana, kapan, dan dalam konteks bagaimana kejadian-kejadian dalam cerita berlangsung disebut setting atau latar.

3.    Penokohan dan Perwatakan

a.    Jenis-jenis Tokoh

Klasifikasi tokoh ada bermacam-macam. Berdasarkan peranan tokoh tersebut dalam cerita, terdapat tokoh sentral dan tokoh pembantu. Berdasarkan perkembangan konflik cerita terdapat tokoh protagonis dan antagonis. Tokoh protagonis merupakan tokoh yang memperjuangkan kebenaran dan kejujuran, tetapi tokoh antagonis justru melawan kebenaran dan kejujuran.

b.    Cara Memperkenalkan Tokoh dan Perwatakan

  1. Analitik, yaitu pengarang langsung memaparkan tentang watak atau karakter tokoh, pengarang menyebutkan bahwa tokoh tersebut keras hati, keras kepala, penyayang dan sebagainya.
  2. Dramatis, yaitu pengarang memaparkan watak atau karakter tokoh dengan tidak diceritakan langsung, tetapi disampaikan melalui caraberikut ini.
  • Pilihan nama tokoh (misalnya nama Sarinem untuk pembantu;Mince untuk gadis yang agak genit; Bonar untuk nama tokohgarang dan gesit).
  • Melalui penggambaran fisik atau postur tubuh, cara berpakaian, tingkah laku terhadap tokoh-tokoh lain, dan lingkungannya.
  • Melalui dialog. Watak tokoh dan cara berpikirnya dapat diamati melalui ucapannya.

Selain ketiga hal di atas, unsur intrinsik cerpen juga meliputi alur, amanat,dan sudut pandang. Alur adalah urutan peristiwa sebab akibat yang menjalin suatu cerita. Alur terbagi atas tiga hal, yakni alur maju, alur mundur, dan alur campuran (gabungan dari alur maju dan alur mundur). Amanat adalah pesan moral yang terdapat dalam cerita. Adapun sudut pandang adalah tempat atau titik dari mana seseorang melihat objek karangan.

4.    Bahan ajar :

Misteri Dua Karcis Pertunjukan Musik
Oleh: Kemala P

Sambil bersenandung Bu Sinta menyapu lantai rumahnya. Hari ini dia akan memasak makanan yang lezat. Makanan kesukaan Pak Adam, suaminya. Bu Sinta segera ke dapur untuk mempersiapkan bahan-bahan yang akan dimasaknya. Pada saat itulah terdengar bunyi bel.
Ia bergegas ke pintu. Dikiranya orang suruhan dari warung Babah Lim yang datang. Tadi pagi dia memesan sekilo daging untuk membuat rendang. Namun ketika pintu dibuka dia tidak menemukan siapa-siapa di sana.
“Pasti anak-anak nakal itu lagi,” gumamnya kesal seraya menutup pintu kembali.
Pada saat itulah dia melihat dua buah karcis pertunjukan musik di bawah pintu.
“Wah, ini pasti kejutan dari suamiku,” gumamnya seraya memungut karcis itu. Rasa kesalnya pun lenyap. Kini berganti dengan rasa bahagia yang meluap-luap.
“Ini mungkin hadiah ulang tahun perkawianan darinya,” pikirnya senang. Menonton sebuah pertunjukan musik di sebuah gedung yang megah memang sudah lama diimpikannya.
“Aku tidak mengirim tiket itu,” kata Pak Adam tatkala Bu Sinta mengungkapkan rasa senangnya kepada suaminya itu.
“Jadi siapa?” tanya Bu Sinta heran.
Siapa yang telah mengirimkan dua helai karcis pertunjukan musik itu?
“Kukira kau yang mengirimkannya sebagai hadiah ulang tahun perkawinan kita,” katanya agak kecewa. Suaminya pasti lupa akan hari penting itu. Suaminya selalu menganggap hal-hal seperti itu tidak penting.  Sebetulnya Pak Adam memang lupa. Tapi dia berbuat seolah-olah tidak lupa.
Katanya, “Tentu saja aku ingat. Aku sendiri sudah punya kejutan untukmu, yaitu mengajakmu makan malam di restoran mewah.”
“Aaah,” Bu Sinta semakin kecewa.Sehingga Pak Adam menjadi heran melihat perubahan wajah istrinya itu.
“Kenapa? Apakah kau tidak ingin makan di restoran mewah?”
“Aku sudah menyiapkan masakan istimewa malam ini,” sahut Bu Sinta sedih.
Pak Adam tersenyum, “Baiklah. Kalau begitu kita makan di rumah. Kemudian kita pergi ke pertunjukan musik itu. Siapa pun yang mengirimkan karcis itu, anggap saja sebagai hadiah ulang tahun perkawinan kita,” katanya. Meskipun dia sebenarnya lebih suka mandi air panas, lalu tidur. Tapi demi kebahagiaan istrinya, tak apalah. Gedung pertunjukan sudah penuh sesak dengan penonton tatkala mereka tiba. Dirigen bahkan sudah mulai memberi aba-aba untuk memulai pertunjukan. Bu Sinta dan Pak Adam bergegas menuju tempat duduk mereka. Mereka bertepuk tangan tatkala seorang penyanyi muncul. Musik pun mulai mengalun mengiringi suara merdu si penyanyi. Bu Sinta menonton dengan penuh hasrat. Setiap penyanyi mengakhiri lagunya, dia bertepuk tangan. Begitu juga setiap kali penyanyi baru muncul. Sesekali diliriknya suaminya yang duduk di sampingnya. Pak Adam duduk sambil memejamkan mata. Nampaknya dia tertidur.
Bu Sinta menyentuh suaminya. “Pertunjukan sudah berakhir,” katanya.
Suaminya terperanjat, dan terjaga dari tidurnya. “Ooo, sudah berakhir, ya?” keluhnya lega.
“Pertunjukannya hebat sekali,” gumam Bu Sinta dengan rasa puas. Mereka berjalan menuju pintu keluar.
“Aku harus berterima kasih kepada pengirim karcis itu. Kira-kira siapa dia, ya?” gumam Bu Sinta lagi sambil naik ke dalam mobil. Sepanjang perjalanan dia terus saja berceloteh tentang pertunjukan musik itu, sementara Pak Adam mendengarkan sambil mengantuk.Ketika Pak Adam memasukkan mobil ke garasi, Bu Sinta masuk ke dalam rumah sambil bernyanyi-nyanyi kecil. Karena sedang merasa bahagia, dia tidak memerhatikan perubahan di dalam rumahnya. Dia terus saja menuju ke kamar untuk berganti pakaian.Tiba-tiba dia memekik kaget. Pak Adam bergegas menemuinya, lalu bertanya dengan kuatir,
“Ada apa?”
“Rumah kita kemasukan pencuri,” sahut Bu Sinta. Dia merasa sulit bernapas tatkala melihat isi lemari berantakan. Uang dan perhiasannya telah lenyap. Juga televisi dan beberapa peralatan elektronik yang ada di ruang tengah. Bu Sinta terduduk lemas tatkala melihat sebuah catatan kecil di atas bantal, “Sekarang kalian tahu siapa pengirim karcis itu.”

F.    Metode dan Model Pembelajaran

1.    Metode Pembelajaran :

a.    Tanya jawab
b.    Tugas
c.    Diskusi

2.    Model Pembelajaran :

-

G.    Langkah-langkah Pembelajaran

 

Kegiatan Pembelajaran

Metode

Alokasi waktu

A. Kegiatan awal

10‘

  • Siswa dan guru bertanya jawab mengenai cerpen-cerpen yang pernah dibaca.
  • Siswa dan guru bertanya jawab tentang manfaat yang bisa diambil dengan membaca cerpen.
B. Kegiatan inti

70’

  • Siswa membentuk kelompok yang terdiri dari 3 – 4 orang siswa.
  • Siswa mendengarkan pembacaan cerpen yang berjudul Misteri Dua Karcis Pertunjukkan Musik.
  • Secara berkelompok, siswa mendiskusikan unsur-unsur intrinsik cerpen meliputi tema, latar, tokoh, dan penokohan.
  • Secara berkelompok juga, siswa mendata peristiwa-peristiwa dalam cerpen yang menjadi bukti faktual unsur latar dan unsur tokoh dalam cerpen.
  • Siswa menentukan perwakilan kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya pada diskusi kelas.

Diskusi

  • Perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas.
  • Anggota kelompok lain memberikan masukan terhadap kelompok yang menyampaikan hasil diskusinya.
  • Siswa memberikan penghargaan kepada setiap perwakilan kelompok yang menyampaikan hasil diskusinya.
C. Kegiatan akhir

10’

  • Siswa dan guru melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung.
  • Guru memberikan penguatan terhadap cara-cara menentukan unsur-unsur intrinsik cerpen.

H.    Sumber, Media, Alat dan Bahan Belajar

1.    Sumber belajar :

  • Buku kumpulan cerpen
  • Buku Paket Bahasa Indonesia Untuk SMP/Mts Kelas IX karangan Atikah Anindyarini, Yuwono, dan Suhartanto halaman 44 – 46.
  • Buku referensi

2.    Media :
-
3.    Alat dan Bahan :
-

I.    Penilaian

1.    Indikator I :

Mampu menyimpulkan tema cerpen.

a KKM : 76,0
b Teknik : tes
c Instrumen tes : tes uraian
d Contoh soal :

Simpulkan tema cerita tersebut dengan menganalisis urutan peristiwa yang diungkapkan dalam cerita!

Pedoman penskoran :

No.

Uraian

Skor

Ket.

1.

Siswa dapat menganalisis urutan peristiwa dalam cerita dengan lengkap dan menympulkan tema cerita dengan tepat.

4

2.

Siswa dapat menganalisis urutan peristiwa dalam cerita dengan lengkap, tetapi kurang tepat dalam merumuskan tema cerita.

3

3.

Siswa dapat menganalisis urutan peristiwa dalam cerita dengan lengkap, tetapi tidak tepat dalam merumuskan tema cerita.

2

4.

Siswa tidak dapat menganalisis urutan peristiwa dalam cerita dan tidak dapat merumuskan tema cerita sama sekali

0

2.    Indikator II :

Mampu menemukan latar cerpen dengan bukti faktual.

a KKM : 75,7
b Teknik : tes
c Instrumen tes : tes uraian
d Contoh soal :

Simpulkan latar cerita dari cerpen di atas dengan menyertakan bukti-bukti yang menunjukkan latar tersebut!

Pedoman penskoran :

No.

Uraian

Skor

Ket.

1.

Siswa dapat menyimpulkan latar cerita dan menyertakan bukti-bukti yang meyakinkan.

4

2.

Siswa dapat menyimpulkan latar cerita, tetapi kurang tepat dalam menunjukkan bukti yang mendukung.

3

3.

Siswa dapat menyimpulkan latar cerita, tetapi tidak tepat dalam menunjukkan bukti yang mendukung.

2

4.

Siswa tidak dapat menyimpulkan latar cerita dan tidak dapat menunjukkan bukti yang mendukung sama sekali.

0

3.    Indikator III :

Mampu menemukan karakter tokoh cerpen dengan bukti yang meyakinkan.

a KKM : 74,7
b Teknik : tes
c Instrumen tes : tes uraian
d Contoh soal :

Sebutkan tokoh-tokoh dalam cerita tersebut, kemudian jelaskan wataknya dengan menyertakan bukti yang mendukung! Kerjakan dalam kolom berikut!

No.

Nama tokoh

Karakter/watak

Bukti-bukti

1.

2.

3.

4.

Dst.

Pedoman penskoran :

No.

Uraian

Skor

Ket.

1.

Siswa dapat merumuskanwatak tokoh dan menyertakan bukti-bukti yang meyakinkan dengan tepat

4

2.

Siswa dapat merumuskan watak tokoh tetapi kurang tepat dalam menunjukkan bukti yang mendukung.

3

3.

Siswa dapat merumuskanwataktokoh, tetapi tidak tepat dalam menunjukkan bukti yang mendukung.

2

4.

Siswa tidak dapat merumuskanwataktokoh dan tidak dapat menunjukkan bukti yang mendukung sama sekali.

0

Penghitungan nilai akhir dalam skala 0—100 adalah sebagai berikut:

Perolehan skor

Nilai akhir  =                                             x 100 = …………..

Skor maksimal

KKM KD    : 75,4

Catatan :……………………………………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………………………………….. ………………………………………………………………………………………………………………………..

Magetan, 10 Juli 2012

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 2 Panekan,                              Guru Mata pelajaran :

Drs. Arif Basuki, M. MPd.                                         Suratno
NIP 19590310 198303 1 021                                 NIP 19671011 199803 1 007

Dan, hasil kerja selama beberapa minggu jadilah Perangkat Pembelajaran untuk semester 1 kelas VII dan kelas IX, yang terdiri dari :
1.    Kalender Pendidikan;
2.    Rencana Pekan Efektif;
3.    Program tahunan;
4.    Program semester;
5.    Jadwal mengajar guru;
6.    Analisis KKM;
7.    Pemetaan Kompetensi Dasar;
8.    Pemetaan tahap berfikir pada tiap-tiap KD;
9.    Silabus; dan
10.    Program Penilaian Tahunan.
Bagi yang membutuhkan perangkat tersebut sebagai bahan perbandingan, dapat download:
Untuk perangkat pembelajaran kelas IX semester 1:

download di sini,

Untuk perangkat pembelajaran kelas VII semester 1:

download di sini.

Tidak lupa kami sangat mengharapkan adanya masukan demi perbaikan selanjutnya.
Akhirnya semoga bermanfaat.

Oleh: sastrosuwiryo | Juni 7, 2012

SAJAK BUAT ANAK-ANAKKU

SEBENTAR LAGI

Sebentar lagi….

Tempat ini akan sepi, anakku

Takkan terdengar lagi perintahmu yang tegas memimpin temanmu

Takkan terdengar lagi suaramu yang bergetar menentang keputusan kami yang kau anggap keliru

Bahkan….

Takkan terdengar lagi celotehmu yang kadang menggelitik kalbu

 

Sebentar lagi…

Ayam jantan akan bernyanyi

Mengiringi langkahmu menapak jalan berliku

Untuk melanjutkan hidup

Meniti jalan-jalan remang

Entah kemana….

 

Anakku…

Maafkan aku…

Yang tak bisa membuatmu jadi pejabat

Atau menjadi orang berpangkat dan terhormat

Bahkan…

Menerangi jalanmu pun aku tak mampu

Yang aku bisa hanyalah berusaha mengubahmu menjadi sedikit lebih baik

Yang takkan pernah cukup menjadi bekal menempuh perjalanan panjangmu

Yang akan penuh dengan angin dan badai

 

Yang aku tahu, anakku…

Kalian adalah anak-anakku yang manis

Walau bukan permata berkilau yang menawan

Walau bukan emas dan perak yang layak dijadikan perhiasan

Tapi kalianlah permata sesungguhnya

Yang bertahta dalam kerajaan hatiku

 

Terima kasih anakku…

Aku banyak belajar darimu

Tentang makna hidup, tentang makna menjadi orang tua

Bahkan aku banyak belajar tentang menghargai manusia

Belajar menghadapi duka nestapa

Belajar menjaga semangat

Ditengah ketidakberdayaan

Di tengah begitu banyak ketimpangan

 

Sebentar lagi…

Tempat ini akan sepi, anakku

Sesepi hatiku

 

Oleh: sastrosuwiryo | Desember 28, 2011

SOAL TRY OUT SMP 2012

Dalam rangka mengahadapi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012. maka saya coba upload soal-soal try out ujian nasional SMP tahun pelajaran 2011/2012. Meskipun SKL yang dipakai adalah SKL tahun pelajaran 2010/2011, mudah-mudahan soal yang ada ini dapat dipakai sebagai bahan berlatih sehingga peserta ujian tahun pelajaran 2011/2012 lebih siap menghadapi. Soal terdiri dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika terdiri dari try out 1, 2, dan 3 masing-masing paket A dan B. Sedangkan soal Pengetahuan Alam terdiri dari soal try out 1, 2, 3, dan 4 masing-masing paket A dan B.

Bagi yang membutuhkan, silakan download pada link di bawah. Maaf, link download lewat ziddu yang mungkin sedikit ribet.

Bahasa Indonesia download di sini.

Bahasa Inggris downlaod di sini.

Matematika download di sini.

Pengetahuan Alam download di sini.

Untuk yang membutuhkan SKL Ujian Nasional 2011/2012 dapat di unduh di sini.

Akhirnya, semoga bermanfaat.

Oleh: sastrosuwiryo | Juni 28, 2011

KALAU GURU MENULIS PUISI

Pada perayaan Hari Pendidikan Nasional 2011, di tempat kami diadakan lomba menulis puisi dan geguritan untuk para guru. Inilah hasilnya tulisan guru pada lomba tersebut.

GEGURITAN

SMP JABUNG
DR Nurhamdani

Umur wis kira kira 16 tahunan mlaku
Dumunung ana gigiring redi lawu
Kang adoh ratu cedak watu
Kang siswane akeh kang lugu

Kang biyen gurune padha kuru-kuru
Saiki tambah lemu-lemu
Saben dina tansah gumuyu
Amarga rapelan tansah lumintu

Ana Pak Arif Basuki kang isa jer basuki
Ana Pak Priyadi kang bisa gawe sumringahe ati
Ana Pak Budi kang hambeg ing budi
Ana Pak Ratno kang isa kanggo tuladha
Ana Pak Padmawan kang wicaksono cinandra Begawan Wibisana
Ana Pak Bambang kang pideksa cinandra Arya Penangsang
Ana Pak Wijayanto kang satria cinandra Janaka
Ana Bu Retno kang alus cinandra Sembadra
Ana Bu Ratmi kang sulistya cinandra Dewi Shinta
Ana Bu Sri kang trengginas cinandra Dewi Kunthi

Rikala semana…..
Diarani sekolah ndesa
Amarga adoh saka kutho
Diarani sekolah nggunung
Anarga ana ngisore barongan petung
Nanging saiki wis anja prestasi
Malah nganti tekan propinsi
Sanajan durung nomer siji

Nanging kang gawe gorehing ati
Ana siswa kang aran Rahayu saka Nggandhu
Anake tukang thithik watu kang olehe mung kena kanggo tuku bumbu
Ana siswa kang aran Diran saka Ngiliran
Anake buruh ing paran kang mung cukup kanggo tuku jajan
Ana siswa kang aran Widodo saka Karanggupito
Anake bakul telo kang mung kena kanggo mangan saben dina
Ana siswa kang aran Agung saka Jabung
Anake bakul pring petung kang mesti bingung yen bayar uang gedhung

Sanadyanta rekasa
Para dwija padha tansah reka daya
Amrih nuwuhake para satriya
Kang bisa ngarumne bangsa

Kairing donga marang kang kuasa
Muga para dwija tansah sareh ing ludiro
Muga bocah ndesa dadi kuncara
Kang bisa dadi tamba sayahe bapa

Ah……. kok ya …..rekasa……….
Duh…………gusti ……paringingana kiyat…..amien

Ratri Selasa Legi, Mei 2011

AMIT-AMIT
Dening : Bapa Dimyati

Iki geguritan
Gurit sakdermo lambe obah
Gurit mung papan kanggo istirah
Kanggo sayah apa kanggo kang makarya wegah
Gurit mung papan kanggo istirah
Kaya dene gubuk cilik ing tengah sawah
Amit-amit……..

Amit-amit…..
Jamane wis jaman edan
Lek ra ngedan ra keduman
Akeh wong lali marang Tuhan
Malah muja-muja setan
Amit-amit……

Amit-amit……
Saiki akeh wong keblinger
Dalam lurus pilih nabrak pager
Wong lanang gwene mingar-minger
Wong wadon gawene midar-mider
Amit-amit………

Amit-amit….
Ajining dhiri saka lathi
Ajining raga saka trapsila
Dadi wong aja kemlinthi
Lek kemlinthi bakal sulaya
Amit-amit…..

Amit-amit……….
Dhandhang diunekake kuntul
Kuntul diunekake dhandhang
Amit-amit…….

SAWAH

Durung ana lemah kang bisa nguripi
Yo mung sawah iku arane
Ya gene saiki kowe saya susut
Amarga kahanan donya kang saya mrucut
Dina siji
Maewu manungsa kang padha njebul
Ngebaki donya sing saya gundhul
Saka panase hawa kang sinebar
Minangka sebab polahe manungsa kang saya nasar
Iki sawah padha tinancep omah
Kamangka wong akeh padha pingin mamah
Sawah!
Aja nganti kowe lali ngetokake gabah
Bisa gawe ati dadi sumringah

OMAHKU
Najan cilik ananging bisa kanggo ndelik
Saka panase hawa
Lan
Padhange surya
Uga
Tetes udan ora teka
Nelesi raga
Omah sing tak bangun kanthi tetesing rekasa
Nganti-nganti ora ngajeni raga
Muga bisa ngumpulake tresna
Aku, garwa, lan putra
Omahku!
Panggonanku turu karo keluargaku
Sepira wae adoh anggonku mlaku
Bakal bali menyang lawangmu
Amarga, bisa gawe crita saben wektu
Omahku!
Najan cilik, muga bisa dadi panggonan kang becik
Obah lan polah tumindak sing apik

TRI

Tri, aku ngerti
Kumlebating sorot netramu
Ngandhakake garinging atimu
Saka welas asih lan katresnan
Kaya kebon jati kang katerak tiga dawa
Nganti lemah ing ngisor padha nela
Kaya bisa nguntal sakabehing rasa ing dhadha

Tri, aku ngerti
Beninging sorot netramu
Amung samudana
Saka petenging dalan urip kang kudu kolakoni
Sing nyatane isih dawa tan kena kinira, bakal kebak panalangsa
Nganti ati kaya mati, rasa kaya sirna
Kang Maha Kawasa uga kaya-kaya bakal ninggal slira

Nanging kepriye Tri,
Yen wong tuwa pancen ora kuwawa
Ngragati sira nganti tamat
Anggonmu luru ilmu ing pamulangan
Kang jare tanpa bea
Nanging nyatane,
Nekek gulu tanpa tepa selira

Kowe ngerti, Tri
Kanggo mangan saben dina wae awake dhewe tansah cingkrang
Beras lan uyah kepeksa ngutang
Apa maneh mikir omah kang luwih memper kandhang kewan
Durung adhi-adhimu kang uga butuh sandhang lan pangan
Nadyan mung kanggo ngiyup saka panas lan udan
Uga nyambung urip nganti awan

Kowe ngerti, Tri
Kowe lan adhi-adhimu dudu ahli waris bumi iki
Pamulangan kang katon cedhak ing netramu
Nyatane adoh tan bakal bisa ginayuh
Kaya-kaya ngranti udan ing awan kang panas kenthar-kenthar
Kaya pangimpen kang langka bakal dadi nyata

Tri, aku ngerti
Rasane tansaya ngrerujit ati
Perih………
Nganti kaya luwih becik mati
Ah……
Tri, apuranen aku

NDUK

Nduk anakku…..
Saiki jare jaman edan
Nek ra edan ra keduman
Kanyatan nduk……….
Saiki akeh prawan duwe anak
Akeh bocah takon bapake
Kebak wirang

Nduk anakku……
Saiki akeh prawan dandhang cingkrang
Yen dielikke
Aku emoh keri ing jaman
Kuna…..

Nanging nduk anakku………
Dadiya wanita kang utama
Kang bisa njaga lathi, busana dan solah bawa
Manut mituhu dhawuhing pra wasis
Ing kono dalaning kasampurnan

Nduk anakku………
Alingo piwelingku
Sak beja-bejaning wong kang lali
Isih luwih beja kang eling lan waspada

RING TAMAN PAMULANGAN

Dikancani kriwikan sak dawane dalan
Bang-bang wetan katon ana sisih wetan
Srengenge cumlorot semburat madhangi jagat
Nggugah sulung kang dolan ing alam ngimpi

Kairing swara ceh ocehan
Dikancani kriwikan sak dawane dalan
Sulung mlangkah tumuju krenteging ati
Napak dalan kang isih teles
Nuju ring taman pamulangan
Nggayuh karep sinau kabecikan
Ngenteni pituturing dwijo guru nyadhong dhawuh lan ngilmu

Ing pamulangan
Bebandha dluwang secuwil pulpen setugel
Sulung ngudi kawruh kang becik
Nggo sangu marang kadewasan
Nganti lingsir srengenge ana sisih kulon

Suku cilik mlangkah ngjoget sak nduwuring watu-watu ratan
Nuju mulih bapa biyung
Karep ngimpi sadi kasunyatan

PIWELING

Ngger………
Piwelingku marang kowe
Sangune wong urip iku
Mituhu, tawakal lan katresnan

Ngger….
Mituhua marang pangeranmu lan wong tuamu
Tawakala mring samubarang
Aja gampang kendho ing ngarep
Madhep mantep lan percaya
Kabeh bakal tinemu

Ngger….
Aja lali katresnan
Marang ing sapepadhamu
Kaya dene yen kowe nresnani awakmu dhewe
Dhemena tetulung lan weweh

Ngger….
Ing kno bakal kuwat, kukuh lan satosa uripmu
Jer kabeh kanthi manembah marang gusti

TERSNANKU

Yen tebih angangeni
Yen caket anggawe leren ing manah
Yen ngendika anambah kawruh katemenan
Yen sinebat anggaawe enget mring Gusti Allah
Yen dineleng anggawe sareh ing penggalih

Oh……..
Kados pundi puniku sajake tresna kang sejati
Bombong manah lamun saged andarbeni
Ing ngendi dununge tak goleki

PUISI

PEREMPUAN KECIL BERHATI EMAS

Ufuk timur merona merah menghias angkasa
Sang mata langit menyeringai menelan sepi
Mengubah mimpi menjadi duka

Perempuan kecil berhati emas….
Mama tersenyum manis
Berucap manis mengantarkan kepergian buah hatinya
Tanpa tahu apa yang ada di benak si kecil

Perempuan kecil berhati emas….
Kakinya yang bersepatu menapak berat di atas bebatu jalan
Melangkah dengan seonggok beban yang tersimpan di balik tirai hatinya
Menuju pesan sang dwija yang telah menunggu

Perempuan kecil berhati emas….
Berbekal doa mama tergantung dipundaknya
Dengan secarik kertas dan potongan pena dalam tasnya
Berharap mendapat apa yang menjadi citanya
Satu… dua… tiga… bahkan lebih beban yang dipikulnya
Perempuan kecil tetap tersenyum

Demi sebuah harapan dari sang penguasa
Demi kehormatan yang bukan menjadi haknya
Perempuan kecil tetap tegar

Kadang perempuan kecil itu bertanya…
Untuk apa aku belajar….. untuk siapa aku bekerja
Kapan aku dapat berdendang dengan teman-temanku
Lusa…. esok…. atau nanti

Perempuan kecil pun pulang…
Berharap malam menemani tidurnya
Mengharap dewa mimpi menghibur letihnya

PONGAH

Punya satu inginnya seribu
Punya gaji, inginnya tertinggi
Punya rumah, inginnya termewah
Punya motor, inginnya traktor
Punya carry, ingin sedan mercy
Punya anak, inginnya enak

Jadi anak buah, maunya tidak kalah
Jadi bawahan, maunya melawan
Jadi pemimpin maunya tercermin
Jadi juragan maunya arogan
Jadi atasan maunya kebablasan
Jadi kepala, maunya mahkota raja

Satu istri katanya rugi
Istri taat katanya keparat
Istri penurut katanya suka nuntut
Istri pemalas katanya
Istri pecundang katanya sering bimbang
Istri sholikhah katanya tidak bergairah

Itulah figur manusia terkini
Selalu jadi misteri
Derajat tidak pernah terangkat
Martabat bukanlah hakikat
Qolbu senantiasa tersumbat

Bisakah kita dari anas menjadi insan
Yang sering membuat orang terkesan
Bisakah kita dari insan menjadi basar
Yang selalu berjiwa besar
Bisakah kita dari basar menjadi khalifah
Yang selalu berpegang amanah

GURU

Setiap pagi kau memburu waktu
Menyusuri jalan yang berliku
Dengan niat ikhlas tanpa pamrih
Tanpa kenal lelah maupun letih

Guru…
Alangkah besar jasamu
Alangkah mulia pengabdianmu
Semangat juang tiada tara
Demi mencerdaskan anak bangsa

Guru…
Tak dapat ku balas jasamu
Sampai kapanpun tak terukur waktu
Kau titipkan bangsa dan negara
Di tangan dan pundakmu

Guru…
Alangkah besar jasamu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Tanpa tanda jasa

GELISAHKU

Kadang aku berfikir
Mengapa perjalanan hidup ini penuh liku
Kadang aku terheran…
Dengan kondisi hatiku….
Kadang logika berjalan

Namun tak mampu menjawab seribu tanya dihatiku
Harus bagaimanakah aku…
Kegelisahanku dan kegamangan selalu menemani hatiku
Aku segera berlari…menjauhi….

Dari semua hal yang membuat hatiku tak menentu
Nyatanya… aku tak mampu….
Selalu begitu…

Tuhan…
Ternyata hanya dengan bersimpuh di hadapan-Mu
Aku merasa tenang
Hanya dengan menyebut nama-Mu
Langkahku tak lagi gamang

Aku bersujud keharibaab-Mu ya Allah
Ampuni segala salah dan khilaf
Tuntunlah hamba-Mu dengan selendang rahmat-Mu
Agar aku mampu merasakan nikmat cinta-Mu

Tuhan …
Tanpa bisikan petunjuk-Mu
Langkahku tentu tak terarah
Tanpa tatapan lembut mata-Mu
Aku hamba-Mu yang lemah

IX C

Susahnya jadi wali kelass sembilan
Tapi asyiknya dan penuh tantangan
Kelas indah penuh pesona
Karena banyak cerita cinta

Mas Pego sang ketua
Manis banget kalau ketawa
Cewek cakep nan setia

Si Didik yang ingin jadi tentara
Biar hitam tapi wibawa
Ada Wida sang pujaan hati
Yang bermimpi jadi dai

Mbak Febi sang idola
Bikin wali kelas dipanggil mertua
Gadis manis yang bikin pusing kepala
Indah Istiyani namanya

Pak Bambang wali kelasnya
Tampangnya ganteng kata istrinya
Yang berjiwa anak muda
Suka utak utik rumus Fisika

Tiap hari IX C selalu suntuk
Jam terakhir pasti ngantuk
Kelas IX C penuh cerita
Karena banyak cerita cinta

MIMPI

Kadang aku bermimpi
Pingin jadi dokter
Agar bisa menyembuhkan orang-orang
Dari virus mumet

Kadang aku bermimpi
Pingin jadi psikolog
Agar bisa membantu orang-orang
Mengatasi masala tanpa masalah

Kadang aku juga bermimpi
Pingin jadi insinyur
Agar bisa membantu orang-orang
Yang belum punya rumah

Tapi ternyata
Aku jadi seorang guru
Dan ternyata bukanlah sebuah mimpi
Horeeee……. aku jadi guru
Akan aku ciptakan seorang dokter, seorang psikolog, seorang insinyur
Bahkan mungkin seorang presiden
Dan ini bukan mimpi

AMPUNILAH AKU

Tuhan……….
Ampunilah diriku
Yang tak pernah mau tahu
Akan arti sebuah
Cinta kasih sejati
Kesetiaan
Kerinduan, dan
Keikhlasan

Tuhan………
Kasihanilah aku
Yang masih menyimpan berjuta rasa rindu
Yang berkumul di relung kalbu
Begitu menggebu dan menyesak dada
Hingga hati merapat pilu

Tuhan……….
Maafkanlah diriku…..
Bila hati ini masih meratap
Karena…….
Seuntai kasih yang pernah sirna
Segenggam janji hanya mimpi
Sebongkah rindu merasuk kalbu
Sekeping cinta yang ternoda dan luluh lantak

Tuhan……..
Sayangilah diriku….
Karena cinta yang pernah ada masih tersisa
Begitu menggelora dan meyeruak jiwa
Hingga membakar emosi dalam dada
Dan membuat diri merana

Tuhan……….
Ampunilah aku
Ampunilah aku
Dan……
Ampunilah aku

MAK

Mak,
Aku rindukan pagi harum bunga melati
Aku rindukan hari harum mentari
Membakar jasad yang merindukan debu-debu kapur

Mak,
Aku rindukan percik air langit
Mencumbu tubuhku
Menerobos lenganku yang merengkuh melindungi buku-buku

Mak,
Aku mau kembang goyang melenggok di kepalaku
Warna merekah di bibirku
Sandal jinjit dan berjarit bagaikan sang ratu

Mak,
Maafkan aku
Hanya bisa membisu dan terpaku
Jangankan berjinjit, bangkit saja aku tak mampu

Mak,
Percayalah janjiku
Kan kupetik bintang-bintang di langit biru
Karena emak memimpikan itu

Mak,
Saat jarum-jarum ini dicabut dari tubuhku
Saat aku tak lagi di ruang icu
Kan kupenuhi janjiku

Oleh: sastrosuwiryo | Desember 18, 2010

SETTING SPEEDY PADA MODEM SANEX ADSL – SA 5100

Tulisan ini diilhami oleh peristiwa yang penulis alami pada waktu perpindahan paket Speedy dari Paket Komunitas Muslim ke Paket Khusus Guru awal tahun 2010. Saat perpindahan paket itu beberapa petugas setting datang ke rumah untuk mensetting Speedy penulis karena perpindahan paket tersebut. Teman-teman dari Telkom menggunakan Mozilla Firefox untuk mensetting Speedy penulis. Namun, hingga beberapa kali dicoba dan ternyata tidak berhasil. Menurut mereka memang pada modem jenis Sanex sulit bagi kita untuk merubah setting yang telah tersimpan. Hingga akhirnya penulis terpaksa harus membeli modem baru yakni Tplink TD 8817. Walhasil, dengan modem baru tersebut setting internet berjalan lancar dan bisa dipakai.

Akan tetapi, pada malam harinya ketika sedang dipakai oleh si Gendut (anak saya yang sulung) tiba-tiba ada petir di kejauhan dan matilah modem Tplink tersebut.

Iseng-iseng penulis mencoba mensetting sendiri modem Sanex yang ada, karena modem itu satu-satunya. Dari pengalaman tersebut, akhirnya penulis menyimpulkan jalan termudah mensetting modem Sanex – SA 5100 adalah sebagai berikut :

  1. Pakailah Internet Explorer, jangan menggunakan Mozilla Firefox. Beberapa dialog pada modem ini tidak bisa terbuka dengan Mozilla Firefox.
  2. Ketikkan pada adress bar alamat modem. Biasanya 192.168.1.1, lalu tekan enter, hingga muncul dialog awal seperti berikut;
  3. Kemudian isikan username dan password. Secara default, usernam dan passwordnya adalah admin dan admin. Kemudian klik tombol next hingga muncul dialog berikut:
  4. Kemudian klik tab wizard, hingga muncul dialog berikut:
  5. Kemudian klik lagi wizard pada sub tab Wizard, dan akan muncul dialog berikut:
  6. Di sini, kita harus mengisikan kode VPI dan VCI sesuai dengan daerah Anda. Kode ini dapat ditanyakan pada petugas telkom. Setelah ini, kita klik tombol next dan akan masuk dialog berikut:
  7. Pada dialog ini, pilihlah PPP over Ethernet (PPPoE), kemudian klik tombol next, dam akan muncul dialog beikut:
  8. Pada dialog ini, biarkan piliahn Choose on IP address automatically, dan beri tanda cek list pad Enable NAT, kemudian klik tombol next, dan dialog yang akan muncul berikut adalah sebagai berikut:
  9. Di sini kita diminta mengisikan username dan password yang kita peroleh dari Telkom. Username biasanya berupa angka, sedangkan password berupa gabungan angka dan huruf. Password biasanya tediri dari 10 karakter. Isikan dengan benar, kemudian klik tombol next, dan akan muncul dialog berikut
  10. Di sini kita beri ceklist pada Enable DHCP Server, dan klik tombol next, hingga muncul dialog terakhir berikut :
  11. Di sini kita tinggal klik tombol finish dan setting akan tersimpan dalam modem. Setelah ini modem akan restart. Tunggu beberapa saat sampai semua lampu indikator pada modem menyala. Bila keempat lampu telah menyala, berarti modem telah terkoneksi ke internet dan siap digunakan.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

I.        SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN

  • SMP
  1. Lulus SD/MI, memiliki ijazah/STTB dan STK/STL yang telah dinyatakan lulus UASBN; atau
  2. Program paket A, memiliki ijazah dan STL program paket A setara SD, dan
  3. Berusia setinggi-tingginya 18 tahun pada 12 Juli 2010
  • SMA
  1. Lulus SMP/MTs, memiliki ijazah/STTB dan STK/STL atau SKHUN; atau
  2. Program paket B, memiliki ijazah dan STL program paket B setara SMP, dan
  3. Berusia setinggi-tingginya 21 tahun pada 12 Juli 2010
  • SMK
  1. Lulus SMP/MTs, memiliki ijazah/STTB dan STK/STL dan memiliki SKHUN;
  2. Program paket B, memiliki ijazah dan STL program paket B setara SMP, dan
  3. Berusia setinggi-tingginya 21 tahun pada 12 Juli 2010

II.        CARA PENDAFTARAN

  1. Pendaftaran dilakukan di sekolah yang dituju sesuai dengan waktu yang ditentukan.
  2. Menyerahkan ijazah asli beserta fotokopinya.
  3. Menyerahkan SKHUASBN (Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA) bagi calon peserta didik SMP.
  4. Menyerahkan SKHUN asli beserta fotokopinya a calon peserta didik SMP, SMA, dan SMK.
  5. Menyerahkan foto kopi Kartu Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Bagi yang belum memiliki NISN agar melampirkan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah Asal.
  6. Apabila Calon peserta didik memiliki Piagam Prestasi dapat dilampirkan sebagai bahan penambah nilai/skor (asli dan fotokopinya).
  7. Calon peserta didik dari luar Kabupaten Magetan, harus melampirkan rekomendasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota asal dan Kabupaten/Kota yang dituju.
  8. Semua foto kopi berkas dilegalisir oleh pejabar yang berwenang.

III.        TATA CARA SELEKSI

  • SMP
  1. Seleksi calon peserta didik SMP menggunakan jumlah 3 (tiga) nilai UASBN yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA dengan sistem seleksi peringkat terbuka.
  2. Bila terjadi jumlah nilai sama untuk 3 nilai UASBN tersebut, maka digunakan jumlah nilai SKHU secara keseluruhan sebagai bahan pertimbangan.
  • SMA
  1. Seleksi calon peserta didik SMA menggunakan jumlah 4 (empat) nilai Ujian Nasional,  yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA dengan sistem seleksi peringkat terbuka sesuai pagu.
  2. Bila terjadi jumlah nilai sama untuk 4 (empat)  nilai Ujian Nasional tersebut, maka digunakan jumlah nilai SKHU secara keseluruhan sebagai bahan pertimbangan.
  • SMK
  1. Seleksi calon peserta didik SMK menggunakan jumlah 4 (empat) nilai Ujian Nasional,  yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA dengan sistem seleksi peringkat terbuka sesuai pagu.
  2. Seleksi penerimaan calon siswa baru SMK menggunakan jumlah 4 Nilai Ujian Nasional dengan pembobotan :

Bidang Keahlian Teknologi dan Rekayasa

Bidang Keahlian BM/Seni Kerajinan dan Pariwisata

1. Bahasa Indonesia

1

1. Bahasa Indonesia

1

2. Bahasa Inggris

3

2. Bahasa Inggris

3

3. Matematika

4

3. Matematika

3

4. I P A

2

4. I P A

2

IV.        PEMBOBOTAN PRESTASI/PIAGAM PENGHARGAAN BAGI CALON PESERTA DIDIK SMP, SMA, DAN SMK

  1. Prestasi akademis yang dimaksud adalah olahraga atau seni baik perorangan maupun beregu yang dilaksanakan pemerintah dan berkelanjutan, seperti : OSN, O2SN, dan FLSN, Pekan Seni, POR, POPDA.
  2. Pembobotan 4 (empat) mata pelajaran  sebagai berikut:

Juara

Tingkat/Nilai

Kecamatan

Kabupaten

Provinsi

Nasional

Internasional

I

1

2

3

4

5

I

0,75

1,75

2,75

3,75

4,75

II

0,50

1,50

2,50

3,50

4,50

Catatan :

Juara non rangking dihargai separuh dari juara pertama :

~       Tingkat kecamatan : 0,50
~       Tingkat kabupaten : 1
~       Tingkat provinsi : 1,50
~       Tingkat nasional : 2
~       Tingkat intenasional : 2,50

Piagam yang diperhitungkan adalah piagam yang ditandatangani :

1.  Tingkat kecamatan : Camat/Kepala UPTD Pendidikan
2.  Tingkat kabupaten : Bupati/Kepala Dinas Pendidikan
3.  Tingkat provinsi : Gubernur/Kepala Dinas Pendidikan
4.  Tingkat nasional : Presiden/Menteri Pendidikan
5.  Internasional : Pejabat yang berwenang
  1. Piagam Penghargaan dari cabang olahraga sejenis, yang diperoleh dalam waktu yang bersamaan hanya diperhitungkan satu piagam.
  2. Piagam penghargaan yang diperoleh berkelanjutan dihargai yang paling tinggi.

V.        JADWAL PENDAFTARAN

No. Jenis Kegiatan SMP, SMA, dan SMK Ket.
1. Pendaftaran 1, 2, 3, 4 Juli 2010
2. Seleksi dan pengolahan 6 juli 2010
3. Pengumunan 7 Juli 2010
4. Daftar ulang 7, 8 Juli 2010
5. Penerimaan cadangan 9 Juli 2010
6. Permulaan Tahun Ajaran Baru 12 Juli 2010
7. Persiapan dan Pelaksanaan MOS 12, 13, 14 Juli 2010

VI.        BIAYA PENDAFTARAN

SMP : Tidak dipungut biaya
SMA : Rp 50.000,00
SMK : Rp 50.000,00

VII.        LAIN-LAIN

Pengumuman sementara dilakukan tiap hari pukul 13.00 WIB, sesuai peringkat di sekolah-sekolah tempat pendaftaran.

PAGU PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMA

No.

Nama Sekolah

Jumlah Rombel

Jumlah Siswa Tiap Rombel

Jumlah Siswa Seluruhnya

1.

SMA N 1 Magetan

9

32

288

2.

SMA N 2 Magetan

9

32

288

3.

SMA N 3 Magetan

8

32

256

4.

SMA N 1 Plaosan

5

34

170

5.

SMA N 1 Parang

5

34

170

6.

SMA N 1 Maospati

9

32

288

7.

SMA N 1 Karas

6

34

104

8.

SMA N 1 Barat

7

34

238

9.

SMA N 1 Sukomoro

5

34

170

10.

SMA N 1 Kawedanan

7

32

224

11.

SMA Panca Bhakti

2

34

68

12.

SMA Poncol

1

34

34

Jumlah

77

2534

PAGU PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMK

No.

Nama Sekolah

Jumlah Rombel

Jumlah Siswa Tiap Rombel

Jumlah Siswa Seluruhnya

1.

SMK N 1 Magetan

12

34

408

2.

SMK N 1 Bendo

12

34

408

3.

SMK N 2 Magetan

12

34

408

4.

SMK N 1 Poncol

4

34

136

5.

SMK N 1 Kartoharjo

6

34

204

6.

SMK N 1 Takeran

8

34

272

7.

SMK BPN 1

4

34

136

8.

SMK BPN 2

1

34

34

9.

SMK PGRI 1

4

34

136

10.

SMA Panca Bhakti

4

34

136

11.

SMK Bona

1

34

34

12.

SMK Yosonegoro

15

34

510

13.

SMK Muh. Panekan

1

34

34

14.

SMK YKP 1

3

34

102

15.

SMK YKP 2

1

34

34

16.

SMK Panca Bhakti Parang

1

34

34

17.

SMK Maospati

1

34

34

18.

SMK Persatuan

1

34

34

19.

SMK PGRI Maospati

1

34

34

20.

SMK Penerbangan

6

34

204

21.

SMK PGRI Kawedanan

1

34

34

22.

SMK PSM 1 Kawedanan

3

34

102

23.

SMK PSM 2 Kawedanan

4

34

136

24.

SMK Pancasila 1 Kawedanan

1

34

34

25.

SMK Pancasila 2 Kawedanan

1

34

34

26.

SMK PSM 1 Takeran

1

34

34

27.

SMK PSM 2 Takeran

4

34

136

28.

SMK PSM Lembeyan

1

34

34

114

3876

Keterangan :

  1. Cadangan setiap rombongan belajar 2 orang.
  2. Jumlah peserta UNAS SMP Tahun Pelajaran 2009/2010     : 7.646 siswa.
  3. Jumlah Pagu SMA dan SMK Tahun pelajaran 2010/2011    : 6.410 siswa.

Semoga semua calon peserta didik baru, memperoleh sekolah sesuai dengan kemampuan dan harapan.

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.