Posted by: sastrosuwiryo on: Mei 19, 2008
Minggu, 11 Mei 2008
Disorot, Workshop Guru Berbau Politis
Posted by: sastrosuwiryo on: Mei 18, 2008
Hari Minggu, 18 Mei 2008, digelarlah Seminar Pendidikan ‘Kolosal’ Part II di GOR Kabupaten Magetan. Penulis sebut Seminar Panedidikan ‘Kolosal’ Part II, karena delapan hari sebelumnya telah digelar seminar yang sama ‘heboh’nya dengan seminar tersebut.
Pelaksanaan seminar (langka) tersebut boleh dibilang sukses, bila melihat dari banyaknya peserta yang hadir. Menurut perkiraan penulis, seminar tersebut dihadiri sekitar 6.000 sampai dengan 7.000 peserta. Pembicara seminar juga tak kalah heboh, karena berdasarkan yang sayup-sayup penulis dengar, adalah asessor dari Universitas Negeri Malang dan CEO Jawa Pos, Bapak Dahlan Iskan. Baca entri selengkapnya »
Posted by: sastrosuwiryo on: Mei 13, 2008
Seminar kolosal’ diadakan oleh Pengurus PGRI Kabupaten Magetan, dengan mengangkat masalah yang cukup menarik : Sertifikasi Guru. Karena kolosal, pesertanya pun tidak tanggung-tanggung diperkirakan 8.000 (delapan ribu) orang. Ini berarti, (seandainya target terpenuhi) hampir seluruh guru sekabupaten turut ambil bagian dalam seminar. Karena seminar diadakan pada hari Sabtu, berarti pula (sekali lagi seandainya target terpenuhi) seluruh siswa sekolah sekabupaten terpaksa belajar di rumah, karena bapak dan ibu guru mereka mengikuti seminar. Seandainya seminar diadakan dengan wajar, (biasanya setiap perserta dimohon biaya kontribusi sekitar Rp 50.000,00) mungkin jumlah peserta tidaklah sebesar itu. Mungkin posisinya tidak akan mampu menggeser prioritas siswa untuk memperoleh hak mereka, yaitu mendapatkan pelajaran. Seminar ini menjadi begitu berarti, karena peserta tidak dibatasi jumlahnya dan tidak dipungut biaya alias gratis. Baca entri selengkapnya »
Posted by: sastrosuwiryo on: April 27, 2008
Ketika beberapa orang guru tiba kembali ke sekolah sehabis mengawasi pelaksanaan try out di sekolah yang notabene menjadi induk sub rayon, mereka menggerutu kepada kami. Permasalahannya mungkin sederhana, sekolah tesebut tidak menjalankan seperti kesepakatan/aturan yang diberlakukan, yakni memulai try out pukul 06.45 WIB. Padahal jadwal pelaksanaan semestinya adalah pukul 07.00 s.d. pukul 09.00 WIB. Sehingga teman-teman guru yang menjadi pengawas di sekolah tersebut semuanya datang terlambat. Mereka datang pada saat anak-anak telah memulai mengerjakan soal-soal try out dengan diawasi oleh panitia sekolah setempat. Hal ini mungkin tidak semestinya dipermasalahkan, tetapi tetap saja menimbulkan perasaan yang tidak menyenangkan. Banyak praduga negatif berkaitan dengan hal itu. Baca entri selengkapnya »
Posted by: sastrosuwiryo on: April 27, 2008
TOPIK : PEMBELAJARAN TIKOM DI SMP
Tulisan ini diilhami tulisan Bapak Muhammad Andri yang termuat dalam situs : www.ilmukomputer.com tentang Teknologi Informasi dalam Proses Pembelajaran dengan topik : Personal Blog. Tulisan ini bukan bentuk pelecehan terhadap profesionalitas “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” melainkan dimaksudkan agar guru mempunyai semangat lebih besar untuk mengembangkan diri serta harapan agar pemerintah memperhatikan para guru dalam menyikapi perkembangan teknologi. Bila Bapak Muhammad Andri memaknai kata Goblog tersebut dengan “guru sudah saatnya memanfaatkan Blog untuk proses pembelajaran (goblog = pergi ke Blog)”, penulis merasa bahwa guru benar-benar goblog (kurang pandai).
Ketika Pemerintah Daerah diperbolehkan mengadakan uji coba kurikulum berbasis kompetensi (KBK), serta merta hampir semua Daerah Tingkat II memberlakukan kurikulum tersebut di setiap sekolah, terlepas sekolah-sekolah di daerah tersebut siap atau tidak. Salah satu yang benar-benar baru dalam kurikulum tersebut adalah masuknya satu pelajaran yang belum ada sebelumnya, yakni Teknologi Informasi dan Komunikasi (Tikom). Masuknya mata pelajaran baru tersebut disambut antusias oleh berbagai kalangan, karena tampaknya merupakan salah satu pilihan yang baik dalam menjawab tantangan zaman. Baca entri selengkapnya »
Yang berbaik hati