Oleh: sastrosuwiryo | Desember 18, 2010

SETTING SPEEDY PADA MODEM SANEX ADSL – SA 5100

Tulisan ini diilhami oleh peristiwa yang penulis alami pada waktu perpindahan paket Speedy dari Paket Komunitas Muslim ke Paket Khusus Guru awal tahun 2010. Saat perpindahan paket itu beberapa petugas setting datang ke rumah untuk mensetting Speedy penulis karena perpindahan paket tersebut. Teman-teman dari Telkom menggunakan Mozilla Firefox untuk mensetting Speedy penulis. Namun, hingga beberapa kali dicoba dan ternyata tidak berhasil. Menurut mereka memang pada modem jenis Sanex sulit bagi kita untuk merubah setting yang telah tersimpan. Hingga akhirnya penulis terpaksa harus membeli modem baru yakni Tplink TD 8817. Walhasil, dengan modem baru tersebut setting internet berjalan lancar dan bisa dipakai.

Akan tetapi, pada malam harinya ketika sedang dipakai oleh si Gendut (anak saya yang sulung) tiba-tiba ada petir di kejauhan dan matilah modem Tplink tersebut.

Iseng-iseng penulis mencoba mensetting sendiri modem Sanex yang ada, karena modem itu satu-satunya. Dari pengalaman tersebut, akhirnya penulis menyimpulkan jalan termudah mensetting modem Sanex – SA 5100 adalah sebagai berikut :

  1. Pakailah Internet Explorer, jangan menggunakan Mozilla Firefox. Beberapa dialog pada modem ini tidak bisa terbuka dengan Mozilla Firefox.
  2. Ketikkan pada adress bar alamat modem. Biasanya 192.168.1.1, lalu tekan enter, hingga muncul dialog awal seperti berikut;
  3. Kemudian isikan username dan password. Secara default, usernam dan passwordnya adalah admin dan admin. Kemudian klik tombol next hingga muncul dialog berikut:
  4. Kemudian klik tab wizard, hingga muncul dialog berikut:
  5. Kemudian klik lagi wizard pada sub tab Wizard, dan akan muncul dialog berikut:
  6. Di sini, kita harus mengisikan kode VPI dan VCI sesuai dengan daerah Anda. Kode ini dapat ditanyakan pada petugas telkom. Setelah ini, kita klik tombol next dan akan masuk dialog berikut:
  7. Pada dialog ini, pilihlah PPP over Ethernet (PPPoE), kemudian klik tombol next, dam akan muncul dialog beikut:
  8. Pada dialog ini, biarkan piliahn Choose on IP address automatically, dan beri tanda cek list pad Enable NAT, kemudian klik tombol next, dan dialog yang akan muncul berikut adalah sebagai berikut:
  9. Di sini kita diminta mengisikan username dan password yang kita peroleh dari Telkom. Username biasanya berupa angka, sedangkan password berupa gabungan angka dan huruf. Password biasanya tediri dari 10 karakter. Isikan dengan benar, kemudian klik tombol next, dan akan muncul dialog berikut
  10. Di sini kita beri ceklist pada Enable DHCP Server, dan klik tombol next, hingga muncul dialog terakhir berikut :
  11. Di sini kita tinggal klik tombol finish dan setting akan tersimpan dalam modem. Setelah ini modem akan restart. Tunggu beberapa saat sampai semua lampu indikator pada modem menyala. Bila keempat lampu telah menyala, berarti modem telah terkoneksi ke internet dan siap digunakan.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.


Responses

  1. wah selamat ya pak settingnya sapidinya berhasil…salam kenal pak🙂
    —> Yahh…. dari coba-coba mas. Maklum gaptek. Salam kenal juga mas. Terima kasih telah berkenan mampir.

  2. Mas…sy dah coba tp kenapa settingannya tdk mau tersimpan ke MODEM….setingan IP pd komputer sy pada sistem manual…pakah ini berpengaruh…terima ksih
    —> Selama pakai wizard, otomatis setting akan tersimpan. Kalau tidak tersimpan, coba sekali lagi. Coba modem direset dulu. Tusuk lubang di belakang (sebelah tombol power) sekitar 5 – 10 detik sampai modem restart.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: